1 Ikhtisar
Gunakan bidang Alur kerja untuk menentukan tahapan dan melacak progres secara real-time. Anda dapat mengonfigurasi bidang per tahap dan penanggung jawab per tahap agar proses tetap teratur dan efisien. Skenario umum:- Persetujuan HR / admin — untuk persetujuan cuti atau pengeluaran, rancang tahapan seperti “Kirim → Peninjauan departemen → Peninjauan keuangan → Arsip”. Setiap tahap memiliki bidangnya sendiri (tipe cuti, tanda terima pengeluaran) dan penyetuju (manajer, spesialis keuangan) sehingga proses menjadi transparan dan meminimalkan kesalahpahaman.
- Pekerjaan proyek lintas tim — saat memulai proyek, rancang tahapan seperti “Peninjauan kebutuhan → Alokasi sumber daya → Penugasan tugas → Penerimaan”. Misalnya, “Peninjauan kebutuhan” mengharuskan pengunggahan spesifikasi dan menugaskan PM; “Alokasi sumber daya” mengharuskan kepala departemen mengonfirmasi anggaran tenaga kerja. Batasan bidang dan izin mencegah informasi terlewat serta memperpendek siklus lintas tim.
2 Dasar
2.1 Menambah bidang alur kerja
Klik ➕ di kanan atas bilah judul, lalu pilih Alur kerja. Dialog konfigurasi akan terbuka.2.2 Mengonfigurasi bidang alur kerja
2.2.1 Menambah / menghapus tahapan
Secara default, konfigurasi dimulai dengan 4 tahapan dan mendukung hingga 10 tahapan. Klik kanan sebuah tag tahap, lalu pilih Tambah tahap ke kiri / kanan untuk menyisipkan satu tahap, atau Hapus untuk menghapus tahap saat ini. Klik ➕ di antara dua tag tahap untuk menyisipkan tahap baru di sana.2.2.2 Mengatur ulang urutan tahapan
Klik dan tahan sebuah tag tahap, lalu seret ke posisi barunya.2.2.3 Tampilan
Klik sebuah tag tahap, lalu pilih warna latar belakang. Klik ikon palet di sebelah kanan nama tahap untuk mengatur warnanya.2.2.4 Izin
Di bawah Siapa yang dapat menyelesaikan tahap ini, pilih siapa pun dengan izin edit pada bidang ini atau bidang anggota tertentu. Dengan bidang anggota, pilih dari bidang anggota yang sudah ada pada tabel (untuk saat ini hanya satu, tidak dapat memilih beberapa). Catatan: saat izin lanjutan nonaktif, pengguna dengan izin edit dapat mengonfigurasi tahapan; saat izin lanjutan aktif, hanya pengguna dengan izin kelola yang dapat.2.2.5 Bidang yang ditampilkan per tahap
Di bawah Bidang yang ditampilkan pada tahap ini, klik Tambah bidang untuk menambahkan beberapa bidang, tandai sebagai wajib sesuai kebutuhan, seret judul untuk mengatur ulang urutan, atau arahkan kursor dan klik X untuk menghapus.2.2.6 Mengonfigurasi status akhir / batal
Klik Konfigurasikan status akhir dan batal untuk mengatur tampilan saat alur kerja berakhir atau dibatalkan, serta menentukan siapa yang memiliki izin batal — pilih siapa pun dengan izin edit pada bidang ini atau bidang anggota tertentu.2.3 Mengedit bidang alur kerja
Klik kanan judul bidang atau klik menu tarik-turun untuk menyalin, menghapus, menyembunyikan, dan lainnya.3 Skenario
3.1 Melacak kapan sebuah tahap diselesaikan
Gabungkan bidang alur kerja dengan otomatisasi untuk mencatat cap waktu saat tahap tertentu diselesaikan. Langkah-langkah:- Tambahkan bidang tanggal untuk cap waktu penyelesaian tahap (misalnya “Kontrak ditandatangani”).
- Atur pemicu otomatisasi ke “Saat sebuah rekam berubah” — pantau bidang alur kerja dan jalankan saat nilainya sama dengan tahap “Kontrak ditandatangani”.
- Atur tindakan ke “Perbarui rekam” — pilih bidang tanggal dan tulis hari ini (waktu pemicu).
- Jalankan otomatisasi.
3.2 Menampilkan persentase progres proyek secara otomatis
Gunakan formula IFS untuk menampilkan persentase berdasarkan tahap saat ini. Formula referensi:IFS([Workflow]="Stage 1","25%",[Workflow]="Stage 2","50%",[Workflow]="Stage 3","75%",[Workflow]="Stage 4","100%")
Setelah formula dimasukkan, persentase akan diperbarui secara otomatis berdasarkan tahap alur kerja.
4 FAQ
- T: Berapa banyak tahap yang dapat dimiliki bidang alur kerja? J: Hingga 10.
- T: Siapa yang dapat mengonfigurasi tahapan? J: Tanpa izin lanjutan, siapa pun dengan akses edit dapat melakukannya. Saat izin lanjutan aktif, hanya pengguna dengan akses kelola yang dapat.